Advertisemen


Dalam komunikasi sehari-hari terkadang kita mendengar sebuah kata
benda namun memiliki makna kata kerja. Istilah ini dalam bahasa arab disebut
sebagai isim fi’il (اسم فعل).
Isim Fi’il ini adalah salah satu bagian dari isim mabny yang
ketika digunakan akan memiliki makna seperti kata kerja meski tidak menerima
tanda fi’il.
Dalam penggunaannya, isim fi’il pun fibagi berdasarkan waktunya,
oleh sebab ti isim fi’il dikelompokkan kedalam tiga kelompok, yaitu:
Isim fi’il madhi:
Isim fi’il madhi adalah isim fi’il yang memiliki makna fi’il madhi. Isim fi’il
madhi yang paling penting adalah sebagai berikut:
هيهات yang bermakna بعد (menjauh)
شتان yang bermakan إفترق (telah berpecah/berpisah)
سرعان yang bermakna سرع (telah cepat)
Isim fi’il mudhari:
Isim fi’il mudhari adalah isim fi’il yang memiliki makna fi’il mudhari. Isim
fi’il mudhari yang paling penting adalah sebagai berikut:
اف yang bermakna اتضجر (aku mengeluh)
اه yang bermakna اتوجع
(aku mengaduh)
وي yang bermakna اتعجب (aku kagum)
قط yang bermakna يكفى (cukup)
Isim fi’il amr: Isim
fi’il amr adalah isim fi’il yang memiliki makna kata perintah. Isim fi’il amr
yang paling penting adalah sebagai berikut:
إيه yang bermakna زد (Tambahlah!)
امين yang bermkana إستجب (kabulkanlah!)
هيا yang bermakna إسرع (cepatlah!)
صه yang bermakna اسكت (diamlah!)
حي yang bermakna اقبل (kemarilah!)
هاك yang bermakna خذ (ambillah!)
عليك yang bermakna إلزم (berpeganglah!)
دونك yang bermakna خذ (ambillah!)
Semua isim fi’il di atas termasuk isim fi’il yang tidak diambil
dari lafadz fi’ilnya atau disebut sebagai isim fi’il murtajil. Selain itu,
terdapat pula isim fi’il yang diambil dari lafadz fi’ilnya dan memiliki wazan
faali (فعال). Contoh:
إحذر dari fi’il إحذر (Hati-hati!)
دفاع dari fi’il إدفع (Belahlah!)
سماع dari fi’il إسمع (Dengarlah!)
Isim fi’il adalah isim mabni yang digunakan satu bentuk baik untuk
mufrad, mutsanna, maupun jamak. Hal ini terdapat pengecualian apabila isim
fi’il ini bertemu dengan dhamir muttashil.
Contoh:
عليك untuk انت
عليكم untuk انتم
Isim fi’il juga menduduki amalnya fi’il sehingga dapat merafa’kan
fa’il serta menashabkan maf’ul bih.
Contoh:
هيهات الامل فى النجاح
Kalimat di atas memiliki makna
بعد الأمل فى النجاح
(Telah jauh angan-angan
untuk berhasil)
Adapun i’rabnya adalah sebagai berikut:
هيهات : Isim fi’il mabni atas
fathah
الأمل: Fail bagi isim fi’il
marfu atas dhammah.
Add Comments